Senin, 01 Desember 2014

Tugas ISD Ke IX - Faktor-Faktor Penyebab Masalah Sosial



Faktor-Faktor Penyebab Masalah Sosial

Sumber : www.google.com

Masalah Sosial adalah perbedaan antara harapan dan kenyataan atau sebagai kesenjangan antara situasi yang ada dengan situasi yang seharusnya (Jenssen, 1992). Masalah sosial dipandang oleh sejumlah orang dalam masyarakat sebagai sesuatu kondisi yang tidak diharapkan. Faktor-faktor masalah sosial dapat kita kategorikan kedalam beberapa faktor, yaitu:


A.Faktor Ekonomi
1.Pengertian
Sumber : www.google.com

Masalah ini didorong adanya ketidakmampuan seseorang dalam memenuhi kebutuhan hidup sendiri secara layak atau keadaan secara ekonomi dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan, misalnya : kemiskinan, pengagguran, anak jalanan dan lain-lain. Faktor ini merupakan faktor terbesar terjadinya masalah sosial. Apalagi setelah terjadinya krisis global PHK mulai terjadi di mana-mana dan bisa memicu tindak kriminal karena orang sudah sulit mencari pekerjaan dan kehidupan yang layak. Faktor ini dapat menyebabkan kemiskinan, pengangguran, kelaparan, dan terjadi banyak kriminalitas karena tidak ada pekerjaan.

2.Contoh masalah sosial akhibat faktor ini :
  1. Kemiskinan Munculnya kemiskinan sangat dipengaruhi oleh faktor ini. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Kemiskinan merupakan masalah global. Sebagian orang memahami istilah ini secara subyektif dan komparatif, sementara yang lainnya melihatnya dari segi moral dan evaluatif, dan yang lainnya lagi memahaminya dari sudut ilmiah yang telah mapan. Faktor ekonomi ini diukur dari kemiskinan. 
  2. Krisis ekonomi berdampak sistemik Krisis ekonomi pada suatu Negara yang besar akan sangat mempengaruhi Negara yang dinaunginya. Jika hal ini terjadi maka seluruh harga kebutuhan dasar tidak stabil dan cenderung naik. Ini akan mengacaukan keadaan ekonomi yang berakhir dengan PHK dan munculnya banyak penduduk miskin baru.
3.Faktor penyebab :
  1. Rendahnya kualitas angkatan kerja,
  2. Kenaikan harga dasar
  3. Akses yang sulit dan terbatas terhadap kepemilikan modal,
  4. Rendahnya tingkat penguasaan teknologi,
  5. Penggunaan sumberdaya yang tidak efisien,
  6. Pertumbuhan penduduk yang tinggi (sharp et al, 2000).
B.Faktor Budaya
1.Pengertian
Sumber : www.google.com


Masalah ini dipicu adanya ketidaksesuaian pelaksanaan nilai, norma, dan kepentingan sosial akibat adanya proses perubahan sosial dan pola masyarakat heterogen/multikultural. Contoh masalah ini seperti, kenakalan remaja, konflik antaretnik, diskriminasi gender, dan bahkan pengakuan hak milik kebudayaan lintas negara. Menurut Soerjono Soekanto masalah sosial adalah suatu ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat, yang membahayakan kehidupan kelompok sosial. Jika terjadi bentrokan antara unsur-unsur yang ada dapat menimbulkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat. Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.

2.Contoh masalah sosial akhibat faktor ini :
Masalah sosial yang sering timbul dari faktor ini adalah : Kenakalan remaja biasanya dilakukan oleh remaja-remaja yang gagal dalam menjalani proses-proses perkembangan jiwanya, baik pada saat remaja maupun pada masa kanak-kanaknya. Masa kanak-kanak dan masa remaja berlangsung begitu singkat, dengan perkembangan fisik, psikis, dan emosi yang begitu cepat. Secara psikologis, kenakalan remaja merupakan wujud dari konflik-konflik yang tidak terselesaikan dengan baik pada masa kanak-kanak maupun remaja para pelakunya. Seringkali didapati bahwa ada trauma dalam masa lalunya, perlakuan kasar dan tidak menyenangkan dari lingkungannya, maupun trauma terhadap kondisi lingkungannya, seperti kondisi ekonomi yang membuatnya merasa rendah diri.

3.Faktor-faktor budaya yang menyebabkan masalah sosial :
  1. Krisis Identitas : Perubahan biologis dan sosiologis pada diri remaja memungkinkan terjadinya dua bentuk integrasi. Pertama, terbentuknya perasaan akan konsistensi dalam kehidupannya. Kedua, tercapainya identitas peran. Kenakalan ramaja terjadi karena remaja gagal mencapai masa integrasi kedua. 
  2. Control diri yang lemah : Remaja yang tidak bisa mempelajari dan membedakan tingkah laku yang dapat diterima dengan yang tidak dapat diterima akan terseret pada perilaku ‘nakal’. Begitupun bagi mereka yang telah mengetahui perbedaan dua tingkah laku tersebut, namun tidak bisa mengembangkan kontrol diri untuk bertingkah laku sesuai dengan pengetahuannya. 
  3. Keluarga Perceraian orangtua, tidak adanya komunikasi antar anggota keluarga, atau perselisihan antar anggota keluarga bisa memicu perilaku negatif pada remaja. Pendidikan yang salah di keluarga pun, seperti terlalu memanjakan anak, tidak memberikan pendidikan agama, atau penolakan terhadap eksistensi anak, bisa menjadi penyebab terjadinya kenakalan remaja. 
  4. Teman sebaya yang kurang baik 
  5. Komunitas/lingkungan/sekolah/ tempat tinggal yang kurang baik.
C.Faktor Biologis
1.Pengertian
Sumber : www.google.com

Masalah ini dapat timbul akibat adanya ketidaksesuaian keadaan lingkungan yang berpotensi menimbulkan ketidakstabilan kondisi biologis masyarakat, seperti adanya wabah penyakit menular, virus penyakit baru, dan makanan beracun. Masalah sosial yang bersumber dari faktor biologis ini misalnya, masalah-masalah yang menyangkut kependudukan dan keharusan biologis lainnya.

2.Contoh masalah sosial akhibat faktor ini :
  1. Wabah penyakit : Ebola, HIV, H2N1, H5N1 
  2. Penyakit endemik pada suatu kawasan : malaria, demam berdarah
3.Faktor-faktor Biologi yang menyebabkan masalah sosial :
  1. Faktor Keharusan Makan : Untuk kenyataan kehidupan sehari-hari bahwa keharusan untuk makan ternyata besar sekali pengaruhnya terhadap kemungkinan timbulnya masalah sosial. 
  2. Faktor Kependudukan : Faktor kependudukan menyangkut bertambahnya jumlah manusia pada lapangan kehidupan tetap. 
  3. Faktor bagi manusia untuk mempertahankan diri : Manusai pada umumnya ternyata tidak dapat dipisahkan dari faktor ini, senbab bagaimanapun alasannya, yang pasti sifat hakiki manusia adalah pertama kali memntingkan dirinya sendiri sebagai makhluk individu. Akan tetapi dilain pihak individu tidak akan dapat mempertahankan dirinya sendiri, maka dari itu dia bergaul, bergabung atau mebabentuk kelompok sosial sebagaimana makhluk sosial lain. 
  4. Faktor kebutuhan akan lawan jenis : Kebutuhan yang satu inipun secara naluriah, tidak dapat ditolak oleh manusia, khususnya yang normal.
D.
Faktor Psikologi
1.
Pengertian
Sumber : www.google.com

Faktor ini berhubungan dengan masalah pola pikir suatu masyarakat atau pribadi tertentu yang bersinggungan dengan tatanan kehidupan sosial yang ada. Seperti misalnya aliran sesat dan pemahaman lainnya yang menyimpang dari ajaran agama yang jika diamati secara detail sangat tidak masuk akal. Masalah sosial yang satu ini tidak mudah menanganinya karena menyangkut soal keyakinan, sehingga butuh penanganan secara berkesinambungan dengan pendekatan-pendekatan yang bijak.
2.Contoh masalah sosial akhibat faktor ini :
  1. Gerakan separatis seperti : aliran sesat agama, geng motor, gerakan separatis non pemerintahan dan lainnya. 
  2. Seksualitas seperti : waria, homoseksual, dan transgender 
  3. Keyakninan yang tidak benar adanya : memiliki anak yang banyak adalah berkah
3.Faktor-faktor Psikologi yang menyebabkan masalah sosial :
  1. Lingkungan dan teman yang tidak baik 
  2. Orang tua yang kurang memperhatikan anaknya 
  3. Keyakinan terhadap agama dan Negara yang lemah 
  4. Masih belum dewasa, belum dapat membedakaan benar dan salah

About Us